Page Nav

HIDE
GRID_STYLE
FALSE
FADE

Left Sidebar

TO-RIGHT

Breaking News

latest
Ads

KM Labobar Masuk Perdana di Pelabuhan Nabire, Menyusul KM Tidar dan Armada Lainnya

KOMPAS.PAPUA, NABIRE - KM.Labobar sandar untuk pertama kalinya dipelabuhan Laut Nabire pasca ditutupnya akses transportasi laut untuk jenis...


KOMPAS.PAPUA, NABIRE - KM.Labobar sandar untuk pertama kalinya dipelabuhan Laut Nabire pasca ditutupnya akses transportasi laut untuk jenis Kapal Putih di pelabuhan Nabire selama hampir kurang lebih 1 tahun lamanya.

Ketika ditemui oleh awak media ini, Kepala Pelabuhan Laut Nabire, Jimmy Samori, menyampaikan bahwa pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021, KM Labobar masuk perdana dan selanjutnya akan berlangsung secara rutin.

"Selain KM labobar, nanti juga akan masuk KM. Tidar dan juga armada lainnya," tutur Jimmy

Ditambahkan Jimmy bahwa masuknya KM.Labobar juga menandai dengan mulai dioperasikannya Terminal Penumpang Pelabuhan Laut Nabire yang baru diresmikan oleh PLH Bupati Nabire pada tanggal 29 Maret 2021.

"Ini adalah ujicoba untuk melihat bagaimana kapasitas terminal penumpang dan ternyata pengamatan hari ini semua berjalan baik karena kerjasama dan dukungan semua pihak. Baik itu dari teman-teman Satpol PP dan Kepolisian dari Polres dan semua dukungan dari semua pihak, sehingga hari ini kami bisa lakukan pelayanann kepada semua masyarakat, khususnya penumpang yang berangkat dari pelabuhan Nabire," ungkap Jimmy

Jimmy mengharapkan untuk pelayanan penumpang pada jadwal pelayaran berikutnya kiranya bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib seperti pada saat ini.



Jimmy Samori (Kepala Pelabuhan Laut Nabire)

Pada kesempatan yang sama ditempat yang berbeda, M Robby Massie selaku Mualim I Km Labobar, menyampaikan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Nabire melalui, Pihak Pelabuhan Laut Nabire yang telah memberikan izin untuk Kapal Pelni Masuk ke Nabire

"Sebetulnya sejak lama kami menantikan agar Kapal-Kapal milik PT Pelni ini bisa masuk Nabire untuk melayani masyarakat di Nabire, karena Nabire ini sebagai daerah penunjang dan penyangga logistik bagi daerah lain yang satu daratan atau berdekatan dengan Nabire," tutur Robby kepada awak media

Namun lanjut Robby, karena situasi pandemi yang mendunia, yaitu covid-19, sehingga semuanya harus mematuhi kebijakan dari setiap masing-masing daerah.



M Robby Massie (Mualim I Km Labobar)

Ketika dikonfirmasi terkait kesiapan dalam penanganan Protokol Kesehatan di dalam Kapal, Robby Massie menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sterilisasi di atas kapal, mulai dari tangga naiknya penumpang hingga ruangan yang ada di dalam kapal sehingga dapat mencegah penyebaran covid di atas kapal, baik penumpang yang baru naik maupun yang ada diatas kapal.

Dengan mulai dioperasikannya pelabuhan laut Nabire ini, tentu menjadi kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Nabire yang selama ini sangat merindukan kehadiran Kapal Putih untuk bisa bepergian, sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu penumpang KM Labobar, Pegasius Lamek Wonaway (21 Tahun).



Pegasius Lamek Wonaway (Salah Satu Penumpang KM.Labobar)

Kepada awak media ini, Pegasius menyampaikan banyak terima kasih dan juga bangga karena dengan dibukanya pelabuhan Laut Nabire maka mempermudah mereka, khusunya yang kebetulan berkuliah di Jayapura.

"Karena selama ini, kami mahasiswa merasa kesulitan untuk berangkat ke kota studi maupun yang mau balik ke Nabire," demikian tutup Pegasius Lamek Wonaway (Red)

Redaktur: Tonchi Numberi

No comments